Mantan karyawan Badak188, sebuah perusahaan terkemuka di industri game, baru-baru ini angkat bicara tentang budaya beracun yang mereka alami saat bekerja di sana. Para karyawan, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya karena takut akan pembalasan, memberikan gambaran yang meresahkan tentang lingkungan kerja yang penuh dengan pelecehan, diskriminasi, dan penindasan.
Seorang mantan karyawan menggambarkan budaya ketakutan dan intimidasi, dimana karyawan terus-menerus dimarahi dan diremehkan oleh atasan mereka. Mereka menceritakan contoh pelecehan dan manipulasi verbal, dimana manajer menggunakan taktik ketakutan untuk menjaga karyawan tetap pada jalurnya. Perilaku beracun ini menciptakan lingkungan kerja yang tidak bersahabat dimana karyawan merasa tidak berdaya dan terdegradasi setiap hari.
Mantan karyawan lainnya bercerita tentang maraknya diskriminasi yang mereka alami di Badak188. Mereka menggambarkan budaya pilih kasih dan nepotisme, di mana promosi dan peluang diberikan berdasarkan hubungan pribadi dan bukan berdasarkan prestasi. Hal ini menciptakan rasa ketidaksetaraan dan ketidakadilan di antara para karyawan, yang berujung pada kebencian dan permusuhan di tempat kerja.
Beberapa mantan karyawan juga melaporkan kasus pelecehan dan perilaku seksual yang tidak senonoh di Badak188. Mereka menggambarkan budaya seksisme dan misogini, di mana karyawan perempuan diobjektifikasi dan dilecehkan oleh rekan kerja laki-laki mereka. Meskipun ada keluhan yang disampaikan kepada HR, hanya sedikit atau bahkan tidak ada tindakan yang diambil untuk mengatasi masalah ini, sehingga membuat karyawan merasa rentan dan tidak terlindungi.
Secara keseluruhan, mantan karyawan yang menceritakan pengalaman mereka di Badak188 memberikan gambaran yang meresahkan tentang lingkungan kerja yang beracun dan berbahaya. Mereka menggambarkan budaya ketakutan, diskriminasi, dan pelecehan yang merasuki perusahaan, yang menyebabkan tingginya tingkat stres dan kelelahan di kalangan karyawan.
Menanggapi tuduhan tersebut, Badak188 telah mengeluarkan pernyataan yang menyangkal klaim tersebut dan menyatakan bahwa mereka menanggapi semua tuduhan pelanggaran dengan serius. Mereka telah berjanji untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas masalah ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah apa pun yang mungkin timbul.
Dengan semakin banyaknya mantan karyawan yang mau berbagi cerita, jelas bahwa budaya beracun di Badak188 sudah tertanam kuat dan memiliki dampak jangka panjang bagi mereka yang pernah mengalaminya. Penting bagi perusahaan untuk mendengarkan karyawannya, menanggapi kekhawatiran mereka dengan serius, dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif untuk semua. Hanya dengan cara ini kita dapat mulai mengatasi dan memberantas budaya beracun di tempat kerja.
